Monday, October 6, 2014

MANUSIA DAN CINTA KASIH

A.    PENGERTIAN CINTA KASIH
Cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau (rasa) saying (kepada) , ataupun (rasa) sangat kasih atau sangat teratrik hatinya. Sedangkan kata kasih atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan. Dengan demikian arti cinta dan kasih hamper bersamaan, sehingga kata kasih memperkuat ras cinta. Karena itu cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan
Dalam bukunya seni mencinta, Erich Fromm menyebutkan, bahwa cinta itu terutama memberi, bukan menerima. Dan member merupakan ungkapan yang paling dari kemampuan. Yang paling penting dalam member ialah hal-hal yang sifatnya manusiawi bukan materi. Cinta selalu menyatakan unsure-unsur dasar tertentu, yaitu pengasuhan, tanggung jawab, perhatian, dan penganalan.
Pada pengasuhan contohnya adalah kasih seorang ibu kepada anak, sedang dengan tanggung jawab contohnya hubungan ibu dan anak bayinya menunjukan penyelenggaran atas hubungan fisik. Unsure yang ketiga adalah perhatian yang berarti memperhatikan bahwa pribadi lain itu hendaknya berkembang dan membuka diri sebagaimana adanya. Yang ke empat adalah pengenalan merupakan keinginan untuk mengetahui rasa manusia.

B.     CINTA MENURUT AJARAN AGAMA
Ada yang berpendapat bahwa bahwa etika cinta dapat dipahami dengan mudah tanpa dikaitkan dengan agama. Tetapi dalam kenyataan hidup manusia masih mendambakan tegaknya cinta dalam kehidupan ini. Di satu pihak, cinta didengungkan lewat lagu dan organisasi perdamaian dunia, tetapi di pihak lain dalam praktek kehidupan cinta sebagai dasar kehidupan jauh dari kenyataan. Atas dasar ini , agama memberikan ajaran cinta kepada manusia.
·         Cinta diri
Cinta diri erat kaitannya dengan dorongan menjaga diri. Manusia senang utuk tetap hidup, mengembangkan potensi dirinya, mengaktualisasikan diri. Pun ia mencintai segala sesuatu yang mendatangkan kebaikan kepada dirinya. Sebaliknya ia membenci segala sesuatu yang mendatangkan rasa sakit, penyakit dan marabahaya.
·         Cinta kepada sesama manusia
Agar manusia dapat hidup dengan penuh keserasian dan keharmonisan dengan manusia lainnya, tidak boleh ia harus membatasi cintanya pada diri sendiri dan egoism. Pun hendaknya ia menyeimbangkan cintanya itu dengan cinta dan kasih sayang kepada orang-orang lain, bekerja sama dengan memberi bantuan kepada orang lain.

·         Cinta seksual
Dorongan seksual melakukan fungsi penting , yaitu melahirkan keturunan demi kelangsungan jenis. Lewat dorongan seksual lah terbentuk keluarga . dari keluarga terbentuk masyarakat dan bangsa. Dengan demikian bumi pun menjadi ramai, bangsa-bangsa saling kenal mengenal , kebudayaan berkembang, dan ilmu pengetahuan dan industry menjadi maju.
·         Cinta kebapakan
Mengingat bahwa antara ayah dengan anak-anaknya tidak terjalin ikatan selayaknya sang ibu dengan anak-anaknya , maka ahli ilmu jiwa modern berpendapat bahwa dorongan kebapakan adalah dorongan fisiologis seperti halnya dorongan keibuan , melainkan dorongan psikis. Dorongan ini Nampak jelas dalam cinta bapak kepada anak-anaknya, karena mereka sumber kesenangan dan kegembiraan baginya, sumber kekuatan dan kebahagiaan serta kebanggaan. Dan merupakan factor [enting bagi kelangsungan peran bapak dalam kehidupan dan tetap terkenangnya dia setelah meninggal
·         Cinta kepada rasul
Cinta kepada rasul, yang diutus Allah sebagai rahmah bagi seluruh alam semesta, menduduki peringkat kedua setelah cinta kepada Allah . ini karena rasul merupukan ideal sempurna bagi manusia dalam tingkah laku, moral, maupun sifat luhur lainnya.

C.    KASIH SAYANG
Dalam kasih sayang sadar atau tidak sadar dari masing-masing pihak dituntut tanggung jawab, pengorbanan, kejujuran, saling percaya, saling pengertian, saling terbuka, sehingga keduanya merupakan kesatuan yang bulat dan utuh. Bila salah satu unsure kasih sayang hilang , misalnya unsure tanggung jawab, maka retaklah keutuhan rumah tangga itu.
Kasih sayang, dasar komunikasi dalam suatu keluarga. Komunikasi antara anak dan orang tua. Pada prinsipnya anak terlahir dan terbentuk sebagai hasil dari curahan kasih sayang orangtuanya . pengembangan watak anak dan selanjutnya tidak boleh lepas dari kasih sayang dan perhatian orang tua. Suatu hubungan yang harmonis akan terjadi bila hal itu terjadi secara timbale balik antara orang tua dan anak.
Adanya kasih sayang ini mempengaruhi hidup anak dalam masyarakat. Orang tua dalam memberikan kasih sayangnya bermacam-macam, demikian pula sebaliknya. Daari cara pemberian cinta kasih ini dapat dibedakan:
1.      Orang tua bersifat aktif, si anak bersifat pasif.
2.      Orang tua bersifat pasif, si anak bersifat aktif.
3.      Orang tua bersifat pasif, si anak bersifat pasif.
4.      Orang tua bersifat aktif, si anak bersifat aktif.
Ada bermacam-macam kasus kasih sayang dalam kehidupan. Semua orang tua mengharapkan anaknya bahagia. Karena itu, tidak sedikit orang tua menumpahkan kasih sayang berbeda-beda sesuai dengan kemampuan dan pendapatnya. Ada yang secara berlebihan, disiplin, secara memberikan kebebasan dan sebagainya. Karena itu ada yang berhasil, ada juga yang gagal.
D.    KEMESRAAN
Kemesraan berasal dari kata dasar mesra , yang artinya perasaan simpati yang akrab . kemesraan ialah hubungan yang akrab baik antara pria dan wanita yang sedang dimabuk asmara atau yang sudah berumah tangga. Kemesraan pada dasarnya merupakan perwujudan kasih sayang yang mendalam. Kemampuan cinta memberikan kita sebuah nilai hidup dan menadikan ukuran penting dalam menentukan kita apakah kita maju atau tidak dalam evolusi kita.

E.     PEMUJAAN
Pemujaan adalah salah satu manifestasi cinta manusia kepada Tuhannya yang diwujudkan dalam komunikasi ritual. Kecintaan manusia pada Tuhan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Hal ini karena ialah pemujaan kepada Tuhan adalah inti , nilai, makna kehidupan yang sebenarnya.
Tuhan adalah pencipta segalanya, dan Tuhan adalah penghancur segalanya. Bila manusia mengabaikan segala perintahnya. Karena itu ketakutan manusia selalu mendampingi hidupnya dan untuuk menghilangkan ketakutan itu manusia memuja-Nya. Karena itu jelaslah bagi kita semua , bahwa pemujaan kepada Tuhan adalah bagian dari hidup manusia, karena Tuhan adalah pencipta manusia dan penciptaan semesta adalah utnuk manusia.

F.      BELAS KASIHAN
Dalam surat Yohanes dijelaskan ada tiga macam cinta. Cinta agape adalah cinta manusia kepada Tuhan. Cinta philia adalah cinta kepada ibu bapak (orang tua) dan saudara. Cinta amor/eros adalah cinta antara pria dan wanita. Beda antara cinta eros dan amor ialah cinta eros karena kodrat sebagai laki-laki dan perempuan, sedangkan cinta amor karena unsur-unsur yang sulit dinalar, misalnya gadis normal yang cantik mencintai dan mau dinikahi seorang pemuda kerdil.
Ada pula cinta terhadap sesama, merupakan perpaduan antara cinta agape dan cinta philia. Cinta sesama ini diberikan istilah belas kasihan untuk membedakan antara cinta kepada orang tua, pria-wanita, cinta kepada Tuhan. Diberikan istilah belas kasihan karena cinta disini bukan karena cakapnya, kayanya, cantiknya, pandainya, melainkan karena penderitaannya. Misalnya sudah tua, sakit-sakitan, yatim, yatim piatu, penyakit yang dideritanya, dan sebagainya.
Jadi kata kasihan atau rahmah berarti simpati kepada nasib atau keadaan yang diderita orang lain. Jai pengertian rahmah adalah kita menaruh perhatian (simpati) terhadap penderitaan orang lain, lalu kita menunjukkan jalan keluar kepadanya.
Cinta adalah rasa persatuan tanpa syarat. Itu berarti dalam rasa belas kasihan tidak terkandung unsur pamrih. Belas kasih yang kita berikan atau tumpahkan harus benar-benar dari lubuk hati dan ikhlas.
Cara menumpahkan belas kasihan :
Dalam kehidupan sehari-hari banyak sekali yang harus kita kasihani dan banyak cara kita menumpahkan belas kasihan, yang perlu kita kasihani antara lain: yatim piatu, orang-orang jompo yang tidak mempunyai ahli waris, pengemis yang benar-benar tidak mampu bekerja, orang sakit di rumah sakit, orang cacat, dan sebagainya. Orang-orang itu umumnya menderita lahir dan batin, pada umumnya sedikit tangan yang menaruh belas kasihan.
Berbagai macam cara orang memberikan belas kasihan bergantung dari situasi dan kondisi. Ada yang memberikan uang, ada yang memberikan barang, ada yang memberikan pakaian, makanan, dan sebagainya.
G.    CINTA KASIH EROTIS
Hakekatnya cinta kasih tidak terbatas kepada seseorang saja. Berlawanan dengan cinta kasih tersebut ialah cinta kasih erotis, yaitu kehausan akan penyatuan yang sempurna, akan penyatuan dengan seseorang lainnya. Pada hakekatnya cinta kasih tersebut bersifat eksklusif, bukan universal, dan juga barangkali merupakan bentuk cinta kasih yang paling tidak dapat dipercaya.
Pertama-tama cinta kasih erotis kerap kali dicampurbaurkan dengan pengalaman yang eksplosif berupa jatuh cinta, yaitu keruntuhan tiba-tiba tembok yang sampai waktu itu terdapat diantara dua orang yang asing satu sama lain. Tetepi seperti yang sudah dikatakan tadi, kemesraaan yang tiba-tiba ini pada hakekatnya hanyalah sementara saja. Bilamana orang asing tadi sudah menjadi orang yang diketahui secara intim, tidak ada lagi kemesraan yang harus diperjuangkan. Pribadi yang dicintai telah dipahami orang seperti dirinya sendiri.
Mencintai dan mengasihi seseorang bukan hanya merupakan perasaan yang kuat, melainkan merupakan suatu putusan, suatu penilaian, suatu perjanjian. Apabila cinta kasih hanya merupakan perasaan saja, tidak ada dasarnya untuk saling berjanji akan mencintai dan mengasihi untuk selama-lamanya. Perasaan itu dapat timbul dan tenggelam.

Pandangan bahwa cinta kasih erotis itu tidak lain dari pada perbuatan kemauan, kedua-duanya benar, atau lebih tepat jika dikatakan bahwa tidak terdapat pada yang satu, juga tidak pada yang lain. Oleh karena itu, gagasan bahwa hubungan pernikahan mudah saja diputuskan apabila orang tidak bersukses didalamnya, merupakan gagasan yang sama sekali keliru dengan gagasan bahaw hubungan semacam itu, didalam keadaan bagaimanapun tidak boleh diputuskan.

No comments:

Post a Comment